Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts

Tuesday, May 14, 2013

Kenapa Traveling?

(Image source : www.leaflanguages.org)
Sebuah pertanyaan pernah terlintas saat melihat sebuah acara petualangan di tv swasta negeri ini. Acara yang sudah lama ada dan kini makin banyak pengikut yang sejenis ini memang sangat saya sukai. Jika ditanya, kenapa suka acara yang seperti ini, mungkin jawabannya bisa banyak sekali. Tapi jawaban yang paling mendasar ya tentu karena saya juga menyukai traveling.

Lalu kenapa traveling?

Memangnya siapa yang ngga suka jalan-jalan? Hehehe.. ;)

Sebuah diskusi dengan seorang teman yang akan saya tulis ini mungkin bisa jadi jawaban buat orang-orang yang sampai saat ini masih bisa belum menerima sebuah hobi jalan-jalan. Jalan-jalan yang saya maksud ngga sekedar bepergian ke suatu tempat yang menyenangkan (baca : Little About Traveling). Karena kalau definisi jalan-jalan yang seperti itu tentulah semua orang akan mengaku suka. Jalan-jalan menurut saya berawal dari niat ingin mengetahui apa yang ada di belahan bumi lain, di luar tempat yang kita tinggali.

Wednesday, December 12, 2012

Ekspedisi Mandalawangi - Traveling Video

Desember kali ini agak berasa cepat datangnya. Saya bahkan baru sadar udah masuk penghujung tahun 2012 setelah melihat fenomena orang-orang yang begitu meng'keramat'kan bulan terakhir di tahun ini. Dari mulai isu heboh kiamat 2012, sampai berburu momen penting di tanggal cantik yaitu 12-12-12 (alias 12 Desember 2012). Padahal menurut saya masih cantikan tanggal 20 Desember 2012 (20-12-2012). Setuju ngga..?

Ya udahlah, ngga mau ikut-ikutan euforia hal-hal sentimentil begitu. Saya tadi cuma mau bilang, kenapa Desember rasanya berlalu begitu cepat, karena momen yang mau saya share di postingan ini terjadinya sudah beberapa bulan yang lalu, tepatnya di Maret 2012 (telat banget yah?)
Eh, ngga juga sih, sebenarnya momen ini udah saya tuangkan sebelumnya dalam bentuk tulisan (baca : Ekspedisi Mandalawangi : Peak of Pangrango). Tapi baru di bulan Desember inilah saya kepikiran untuk menambahkan visualisasi 'bergerak' dari momen itu yakni dalam bentuk video.



Sebenarnya sih di postingan tulisan sebelumnya video ini juga udah saya muat, tapi terbagi dalam dua bagian dan hanya tersimpan di blog ini. Nah, kali ini keduanya udah saya gabung jadi satu dan juga bisa diakses langsung dari channel Youtube saya (saling promosi nih ceritanya, hehe..)
Videonya berdurasi lumayan singkat, tapi setelah menambahkan beberapa slideshow foto-foto, jadilah durasinya sekitar 4 menitan (masih singkat juga sih). Yang pasti tampilannya ngga sesederhana sebelumnya dan (mungkin) jadi lebih enak ditonton..  

Thanks for watching...

Thursday, November 22, 2012

Bangka Beach - Traveling Videos

Tulisan tentang perjalanan ke pulau Bangka yang sebelumnya sudah saya publish di postingan
Bangka : An island where you can find some beautiful beaches, rasanya masih kurang lengkap meski sudah banyak foto-foto yang bisa menggambarkan suasana pulau eksotis itu. Jadi kali ini saya tambahkan video-video yang dikompilasi dari beberapa dokumentasi saat mengunjungi pantai-pantai di pulau Bangka.

It's not a new thing, but it's still good to be viewed as a nice memory.. :>

Bangka Beach - Part 1



Saturday, August 11, 2012

Little About Traveling


..Kamu suka traveling?..
 ..Suka dong..
..Kenapa?..
..Ya.. suka aja..  :-?

Eits, jangan buru-buru mengaku punya hobi traveling kalau kamu sendiri ngga bisa jawab pertanyaan barusan. Karena tentunya orang yang punya suatu hobi akan bisa menceritakan kesan yang ia dapat dari hobinya itu. Kalau kamu ngga bisa menceritakan kenapa suka traveling, mungkin itu artinya selama ini kamu hanya sekedar ‘biasa’ bepergian, dan bukannya ‘suka’ traveling.

Jujur aja, gue sendiri mungkin belum termasuk dalam kategori itu karena belum punya banyak pengalaman yang bisa diceritakan tentang traveling. Tapi meski begitu kali ini gue akan mencoba nulis sesuatu tentang traveling dari sudut pandang gue sendiri.

Monday, June 18, 2012

Bangka : Beautiful Beaches (Again)

Pantai Parai Tenggiri
Pantai Parai Tenggiri yang begitu populer
Bagian dari resor di pantai Parai
Sengaja kami ngga menghabiskan waktu sampe sore di pantai Matras karena masih mau lanjut ke pantai Parai Tenggiri yang letaknya ngga jauh dari situ. Dari hasil googling, katanya pantai Parai adalah yang paling populer dan ekslusif di Bangka. Benar saja, berbeda dengan dua pantai sebelumnya, pantai Parai memiliki resor dengan hotel bintang 4 yang sudah dikelola dengan baik. Disana terdapat beberapa restoran dan villa untuk menginap bagi para wisatawan. Kelengkapan fasilitasnya membuat pantai ini sangat cocok untuk tempat liburan bersama keluarga. Tapi untuk wisatawan yang cuma mau berkunjung sebentar seperti kami tetap masih bisa masuk tanpa dipungut bayaran kok (hehe..tetep, cari yang murah meriah ajah).

Begitu melihat langsung pantai ini, mungkin banyak kata-kata sifat yang langsung terpikirkan untuk menggambarkan keindahannya. Meski ngga seluas dan sepanjang pantai Matras, pantai Parai juga dipercantik dengan bebatuan alam yang banyak terdapat disana. Mungkin pantai ini bisa jadi surga bagi para fotografer karena begitu indahnya perpaduan pasir, bebatuan dan air laut di sana.

Karena hari sudah sore, kami pun cukup puas dengan sekedar menikmati pemandangan pantai dan hembusan angin laut yang benar-benar menenangkan. Walau bukan fotografer profesional, tentunya kami ngga lupa mengabadikan momen jalan-jalan kami di pantai Parai. Just wanna convince you that we’ve been there.

Bangka : Still Beach Talk

Eksotisnya pantai Matras
Pantai-pantai lain yang cukup bagus buat dikunjungi di Bangka letaknya dekat dengan Sungailiat, sebuah ibukota kabupaten di pinggir pulau Bangka. Untuk memudahkan akses ke pantai-pantai itu kami memilih pindah dari Pangkal Pinang dan menginap di Sungailiat. Penting untuk diketahui, moda transportasi umum ke areal pantai agak susah di Bangka, padahal jaraknya ngga bisa dibilang dekat. Pilihannya adalah mesti bawa kendaraan sendiri atau bisa sewa sepeda motor / mobil. Karena mau pindah hotel dan bawa barang-barang lumayan banyak, kami pun memilih sewa mobil untuk menempuh perjalanan ke Sungailiat. Harga sewanya rata-rata 250 ribu rupiah per hari.

Pantai Matras
Waktu tempuh yang kira-kira setengah jam ngga begitu terasa karena jalan yang cenderung lurus dan lumayan lancar. Akses ke arah pantai juga sudah difasilitasi dengan jalanan beraspal yang mulus dan cukup lebar untuk semua jenis kendaraan. Sebenarnya ngga begitu susah mencari arah ke pantai, tapi tetap aja kami bertiga sempat keliru di perjalanan. Yang awalnya mau ke pantai Parai dulu eh malah nyampe ke pantai Matras (ini entah karena 'si supir' yang kurang berpengalaman atau 'navigatornya' yang ngga baca peta dengan benar). Tapi ngga apa juga kok, kan tujuannya mau ke pantai-pantai juga.

Bangka : An island where you can find some beautiful beaches

Warning..!! 
Postingan berikut dan sekuel-sekuelnya akan lebih banyak memuat konten ‘narsis’ dari si penulis dan teman-temannya, ngga ditanggung jika kemudian anda jadi terpengaruh (baca : terkesan) setelah membaca seluruh postingan ini.. :-p

Pulau mesti ada pantainya. Masalah bagus atau ngga gue mah ngikut aja, 'coz ngga punya referensi pengalaman 'perpantaian' buat perbandingan. Tapi kalo dari hasil googling sana-sini kayaknya pantai Bangka cukup menjanjikan buat liburan. Mari dibuktikan sendiri aja..

Areal depan bandara Depati Amir di Pangkal Pinang
Berangkat masing-masing dari tempat terpisah, kami bertiga kemudian bertemu di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. Meski sempat ada insiden kecil naik angkot mogok dari bandara (terpaksa bantu dorong lagi, hufth..!!) dan capek jalan kaki muter-muter nyari penginapan murah tapi nyaman, akhirnya nyampe juga di sebuah hotel yang lumayan bagus dan letaknya strategis di kota Pangkal Pinang.

Murah hotelnya?
Ngga juga sih, murah dan nyaman itu kadang memang susah untuk sejalan.

Ngga berniat cuma mengurung diri seharian meski kamar hotelnya nyaman, siang itu kami langsung cari sewaan sepeda motor buat ke pantai. Hehe.. udah pada ngga sabar nunggu besok buat maen-maenan airr sama pasirrr.. (dimaklumin ya ‘tingkah bocah’ kami ini..)
Mesjid Jamik Pangkal Pinang yang ketemu pas muter-muter cari penginapan

Bangka : Awalnya ngga sengaja

Rencana jalan-jalan ini sebelumnya sudah lama didiskusikan dengan teman-teman. Tapi untuk tujuan perjalanan, awalnya masih sangat random alias ngga jelas. Dimulai dari rencana heboh mau ke negara tetangga, sampai akhirnya ‘mentok’ di dalam negeri aja (karena terkendala bujet dan masalah kelengkapan dokumen). Meski destinasi masih belum pasti, tapi tema yang diputuskan adalah pantai

Kenapa pantai? Karena sebelumnya udah ke gunung, hehe..simpel aja kan.

Belitung adalah pulau pertama yang kami rencanakan untuk dikunjungi. Selain karena pantainya yang katanya memang indah, ikon Belitung sebagai pulau ‘Laskar Pelangi’ masih membuat banyak orang tertarik. Sayang karena reputasinya yang bagus itu pulalah harga tiket pesawat kesana jadi melonjak di musim liburan. Lagi-lagi karena bujet, kami terpaksa mengurungkan rencana jalan-jalan ke Belitung. Maybe next time.

Di tengah 'krisis' destination nowhere yang dialami kami bertiga, terlintaslah Bangka sebagai alternatifnya. Heran juga, kenapa baru kepikiran untuk ke Bangka padahal letaknya bersebelahan langsung dengan Belitung. Yang lebih heran lagi kenapa harga tiket pesawat ke Bangka justru lebih murah daripada ke Belitung? (padahal Bangka adalah ibukota propinsi Babel). 

Ya sudahlah, ngga perlu kebanyakan heran (self talk), yang penting kan liburannya ga jadi batal. Bangka, here we come..!

Penasaran? Baca terus : 
Bangka : An island where you can find some Beautiful Beaches 

Wednesday, June 13, 2012

Jelajah Baduy

Petualangan di kampung Baduy sebenarnya sudah cukup lama gue alami, kira-kira pertengahan tahun 2008 saat sedang penelitian untuk tugas akhir kuliah (hmm..kebayang lah berapa umur gue sekarang). Ya, skripsi gue dulu memang topiknya berkaitan dengan masyarakat Baduy yang ada di Desa Kanekes, Lebak, Banten. Mungkin bukan hal yang baru juga, karena sudah pernah ada yang melakukan ini sebelumnya. Tapi buat gue ini tetaplah suatu pengalaman yang benar-benar pertama dan rada ‘nekat’. Gimana ngga, saat teman-teman satu angkatan rata-rata penelitiannya indoor alias di Lab yang adem dan penuh peralatan canggih, gue malah memilih penelitian outdoor di kampung pedalaman dengan segala keterbatasannya dan berbekal peralatan seadanya.

Well, semua awal mulanya karena dosen pembimbing juga sih. Karena permintaan beliau lah, gue yang saat itu belum begitu hobi traveling bela-belain maen ke kampung Baduy demi beresnya skripsi (kelar di tahun yang sama loh! #bangganya..huehehe..) Dan sekarang dipikir-pikir, kalo bukan karena skripsi mungkin sampai saat ini gue belum tentu akan berpetualang kesana. Jadi termasuk pengalaman yang berharga lah buat gue. Yah, kadang ngangenin juga kalo diinget-inget dan jadi pengen kesana lagi (kalo ada yang ngajakin dan mau bayarin :p)

Thursday, April 19, 2012

Ekspedisi Mandalawangi (Peak of Pangrango) – Pt. 4

Hari itu kami akan melanjutkan perjalanan sampai ke puncak Pangrango hanya dengan membawa muatan seperlunya. Sisa barang-barang dan kemah tetap kami tinggalkan di 'kerikil' agar pendakian selanjutnya terasa lebih ringan. Memang di hari minggu itu kami hanya punya waktu sedikit menuju puncak gunung sebelum akhirnya turun lagi dan pulang ke Jakarta. Sambil mendaki, gue sesekali melihat ke sekeliling, dan gue mendapati beberapa view yang luar biasa yang bisa dilihat dari ketinggian itu.

Tuesday, April 17, 2012

Ekspedisi Mandalawangi (Peak of Pangrango) – Pt. 3

Istirahat di lembah berpacet kemudian kami akhiri setelah merasa cukup mengisi perut dan siap kembali melanjutkan perjalanan. Formasi awal masih seperti semula. Kali ini gue ngga terlalu memforsir tenaga untuk berjalan menyusul Ucok dan Heri. Disamping karena tenaga yang memang sudah banyak terkuras, hari yang semakin sore mulai bikin gue agak mengantuk. Otot-otot kaki pun terasa semakin menjerit dan membuat langkah kaki semakin terseok-seok. Beberapa kali gue putuskan berhenti sejenak untuk beristirahat sambil sesekali memeriksa kaki kalau-kalau ada pacet yang menempel. Benar saja, entah kapan makhluk kecil itu hinggap, di kaki gue sudah ada beberapa ekor pacet yang menempel ketat di kaos kaki. Serangan pacet ini benar-benar di luar perkiraan gue, sampai-sampai waktu itu gue mikir, mestinya lain kali gue pake sepatu bot aja biar lebih terlindungi.

Ekspedisi Mandalawangi (Peak of Pangrango) – Pt. 2

Pagi-pagi saat bangun udara berasa dingin banget. Meski enak ngelanjutin tidur tapi harus tetap maksain bangun biar ngga kesiangan saat mendaki nanti. Gue mencoba jalan ke pinggir hutan untuk mencari sunlight biar lebih hangat. Saat itu gue bisa melihat dari kejauhan puncak gunung Pangrango yang ngga berjauhan dengan gunung Gede. Wow..!! Meski seakan terlihat dekat, tapi kelihatannya perjalanan masih sangat jauh. Setelah cukup sarapan, sekitar pukul delapan pagi kami mulai membongkar flysheet dan packing semua barang-barang kembali untuk kemudian melanjutkan pendakian. 

Puncak Gunung Pangrango dari kejauhan

Ekspedisi Mandalawangi (Peak of Pangrango) – Pt. 1

Sebuah percakapan kecil mengawali cerita perjalanan ini.

"Bay, bosen gue nih, pengen jalan bareng kalian lagi.."
"Lah, baru aja sebulan lewat lu maen kesini.."
"Emang sih..butuh refresh lagi nih gue..eh, bulan Maret ini ada tanggal merah lagi tuh!"
"Masa? Tanggal berapa?"
"Tanggal 23 hari Jumat, apa gue kesono lagi yah?"
"Eh, beneran lu? Oh tapi gue bakal diajakin temen kantor pergi tanggal segitu.."
"Oh, ngga bisa ya? Mau pergi kemana emangnya?"
"Naik gunung, bareng temen-temennya yang lain..eh, apa lu ikut aja ya? Ntar ajakin Agus juga"
"Naik gunung?"
"Iya, naik Gunung Pangrango ke lembah Mandalawangi yang ada di film 'Gie' itu, ntar biar gue ada temennya, soalnya gue cuma kenal Ardi doang.."
"Kayaknya menarik sih, tapi gue belom pernah naik gunung loh.."
"Nah makanya lu temenin gue, itu si Ardi sama temen-temennya udah expert semua, mereka baru pulang dari Rinjani katanya.."
"Emang ngga apa-apa nih lu ajak orang lagi?"
"Ngga apa kok, ntar tinggal gue bilangin ke Ardi"
"Oke deh, ntar gue kabarin lagi, sekalian gue kasih tau Agus juga"

Saturday, March 3, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Cihampelas Walk, Bandung

A Night at Cihampelas Walk
Orang Bandung mungkin sudah ngga asing lagi dengan Cihampelas Walk, salah satu pusat perbelanjaan dengan luas areal sekitar 3,5 hektar dan arsitektur yang unik di Bandung. Cihampelas Walk yang kerap disebut ‘CiWalk’ ini tampil berbeda dengan perpaduan indoor sekaligus outdoor, dinamakan demikian karena lokasinya yang memang berada di Jalan Cihampelas No. 160 Bandung serta memiliki suasana seperti jalanan di luar negeri (jadi ingat Diagon Alley di film Harry Potter). Secara keseluruhan CiWalk tampaknya memiliki konsep Open Air Mall dan Green Architecture karena bentuknya yang terbuka dengan pepohonan yang ada.

Areal mall yang cukup luas selain digunakan untuk bangunan pertokoan, juga untuk tempat parkir dan zona hijau. CiWalk terbagi atas bagian utama berupa bangunan bertingkat yang terletak di tengah, areal Young Street di bagian kanan yang terdiri dari gerai dan toko untuk anak-anak muda, serta areal Broadway di bagian kiri untuk para pengunjung dewasa. Kesan nyaman dan santai bisa dirasakan oleh pengunjung selama menyusuri kompleks perbelanjaan ini. Seperti halnya pusat perbelanjaan yang lain, berbagai macam toko, tempat makan, bioskop, bahkan juga hotel ada disini. Makanya ngga heran CiWalk biasanya ramai dikunjungi orang, terutama pada saat weekend.

Tuesday, February 21, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Vihara Vipassana, Lembang (II)

Welcome to Vipassana Graha
Udara Lembang yang adem dan tujuan awal yang udah di depan mata bikin keselnya ngga dipendam lama-lama. Terlihat di depan kami sebuah gerbang besar dan tulisan yang juga besar di dinding sebelahnya : Vipassana Graha. Fiuh..kali ini ngga salah lagi kayaknya. Meski di majalah ditulis kalo Vihara bisa dikunjungi siapa aja, tapi gue sempat ragu-ragu untuk masuk dan memutuskan untuk nanya-nanya dulu ke pos penjaga. Si penjaganya lalu bilang kalo sebenarnya tempat itu ngga terbuka untuk umum, dan hanya untuk komunitas Buddhist yang mau berdoa. Tapi kalo kami hanya ingin melihat-lihat sekeliling lokasi sih boleh-boleh saja, asalkan ngga mengganggu dan mengotori lingkungannya. Sipp..!

Jalan-jalan di Awal Tahun : Vihara Vipassana, Lembang (I)

Minggu, 22 Januari 2012

Masih melanjutkan tulisan sebelumnya (baca : Jalan-jalan di Awal Tahun : Kota Tua Jakarta), kami bertiga akhirnya memutuskan untuk ke Lembang. Sebenarnya Plan A adalah ke Garut, mau main ke rumahnya Agus, tapi karena waktu yang ngga banyak sedangkan perjalanan ke Garut bisa 4-5 jam, akhirnya Plan A beralih ke Plan B. Kenapa Lembang? Karena Si Bayu. Hehe, singkat amat, tapi ngga sesederhana itu kok. Awalnya karena ada majalah traveling di kamarnya Bayu yang memuat tentang Vihara Vipassana yang ada di Lembang, Bandung. Karena ulasan di majalah itu kayaknya unik serta foto-fotonya juga menarik, makanya kami iseng mau jalan-jalan kesana. Kenapa mau lihat Vihara? Karena kan lagi bernuansa Imlek (Hehe..itu sih dihubung-hubungin aja..)

Sunday, February 12, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta sebenarnya adalah sebuah wilayah khusus di Jakarta yang memiliki luas sekitar 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kota Tua Jakarta dikenal juga dengan sebutan Batavia Lama atau Oud Batavia. Menjelang sore, dari Stasiun Pondok Cina kami naik KRL menuju Stasiun Jakarta Kota. Stasiun yang berusia cukup tua ini adalah salah satu dari bangunan-bangunan yang bersejarah di Kota Tua Jakarta seperti juga Museum Fatahillah, Museum Wayang, Kantor Pos Kota Tua, Museum Bank Indonesia, dan bangunan-bangunan lama lainnya. Bangunan-bangunan di sana bergaya arsitektur Belanda Eropa karena memang merupakan warisan era kolonial Belanda yang dibangun oleh VOC ratusan tahun yang lalu. Wah! Bangunan buatan Belanda rata-rata panjang umur ya.
“Kalo diperhatikan, bangunan peninggalan Belanda yang tersebar di Indonesia biasanya punya ukuran yang besar-besar, seperti tinggi dinding, ukuran gerbang, pintu dan jendelanya. Apa mungkin karena orang-orang Belanda dari dulu punya postur yang tinggi besar juga ya?”

Jalan-jalan di Awal Tahun : Refreshing Sejenak

Sabtu pagi rencananya mau olahraga ‘ringan’ dulu buat pemanasan sebelum jalan-jalan siangnya. Karena pada hobi berenang, maka pergilah kami ke kolam renang Tirta Yudha Cijantung. Kebetulan ada satu teman yang mau gabung dan hobi berenang juga. Namanya Eko, teman satu kosan waktu jaman kuliah. Dulu pas masih sama-sama ngekos, kami masih sering berenang bareng. Sekarang meski udah tinggal berjauhan, sekalinya ketemu pasti berenang bareng dimasukkan ke dalam agenda acara. Memang seru kalo punya teman yang hobinya sama.

Tirta Yudha Swimming Pool on the map :


Acara renang ngga berlangsung lama, dua jam-an udah cukup, lagipula hari sabtu gitu kolam renang biasanya cepet rame. Karena kolamnya lumayan luas, seringkali dipake juga buat latihan fisik tentara sekompi dan mereka biasanya sangat memonopoli areal kolam, males banget kan kalo sampe ngga leluasa renang dan nabrak sana-sini. Jadilah kami yang menyingkir duluan. Yang penting cukuplah berenangnya buat bikin mata badan lebih seger dan lebih fit.

Friday, February 10, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun (Yang Nyaris Gagal)

Ini bukanlah jalan-jalan yang khusus direncanakan dengan mengambil cuti beberapa hari. Ini justru rencana dadakan karena ngga bisa ambil cuti (╥﹏╥), yang idenya muncul begitu 'nemu' tanggal merah di kalender 2012. Setelah dilihat-lihat, ada beberapa tanggal merah di tahun ini yang jatuh di hari jumat atau senin, salah satunya di bulan Januari. Tanggal 23 Januari 2012 diliburkan karena bertepatan dengan hari raya Imlek.

Begitu melihat posisinya yang bagus, gue pun kepikiran buat jalan ke tempat teman-teman gue di Jakarta yang sebelumnya udah gue sambut di Palembang (Baca : Welcoming My Best Friends). Gue langsung browsing pesan tiket, dan akhirnya gue memilih hari jumat sore untuk keberangkatan dan pulangnya di senin sore pas tanggal merah itu. Niatnya ini liburan biasa, sekedar main ke tempat Bayu dan Agus. Meski cuma sebentar, tapi lumayanlah ada sabtu dan minggu full day gue bisa jalan bareng teman-teman gue.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...