Tuesday, September 25, 2012

Levitation Photography

Kamu termasuk yang suka difoto? Suka upload foto ke Twitter, Facebook, Tumblr, atau situs jejaring sosial lain? Kalo iya, jangan cukup puas sama gaya foto yang gitu-gitu aja (seringnya foto muka semiful ala self-capture kan??) Biasa banget..!! Sekali-sekali coba deh Levitation Photograph. ;)

Dunia fotografi memang selalu penuh inovasi dan kreatifitas, apalagi dengan semakin majunya teknologi dalam perangkat yang mendukung fotografi itu sendiri. Baru-baru ini gue lagi concern sama salah satu teknik pengambilan gambar yang disebut Levitation Photography a.k.a fotografi 'melayang'. 
Err.. ngga sepenuhnya baru mungkin, karena memang sudah banyak para fotografer yang mengembangkan teknik ini dengan berbagai gaya dan trik fotografi yang sangat kreatif.

Beberapa foto melayang dihasilkan dengan trik memakai bantuan alat untuk menopang objeknya. Alat bantu tersebut kemudian akan dihilangkan dalam proses pengeditan dengan Photoshop. Biasanya alat bantu penopang hanya memiliki satu warna (misalnya hitam) sehingga memudahkan dalam seleksi objek yang akan dihilangkan. Pencahayaan yang baik dan keterampilan yang tinggi dalam mengutak-atik Photoshop sangat diperlukan untuk menghasilkan foto melayang yang bagus dengan trik ini.

Selain trik di atas, ada juga trik yang bisa digunakan tanpa alat bantu penopang objek tapi dengan mengandalkan motion atau pergerakan objek dari darat ke udara. Agak berbeda dengan teknik sebelumnya, karena trik ini lebih mengandalkan pada kemampuan kamera dan keluwesan model bergerak di udara.
Susah??.. Ngga juga sih, tapi memang pengambilan gambarnya sedikit berbeda dari foto biasa, terutama capture mode yang digunakan pada kamera. Jika biasanya saat menjepret hanya dihasilkan satu gambar saja, maka dalam membuat foto melayang ini akan dihasilkan banyak sekali gambar karena menggunakan modus burst atau semacam multishot pada kamera.

 Tujuannya untuk menangkap momen yang benar-benar tepat yaitu saat objek sedang berada di udara. Semakin cepat kemampuan kamera menangkap pergerakan objek, akan semakin bagus foto melayang yang dihasilkan. Kamera apapun bisa dipakai asal memiliki fitur 'tangkap-cepat' ini. Paling bagus memakai kamera yang beresolusi tinggi.

Satu hal yang ngga boleh dianggap sepele adalah keluwesan model dalam bergerak di udara dengan ekspresi natural sedemikian rupa, sehingga tampak seolah sedang melayang di udara dan bukannya melompat biasa. Inilah yang membedakannya dengan jump shot, yang biasanya menangkap momen seseorang sedang melompat di udara dengan kesan ekspresi muka yang sama. Biasanya sang model perlu berkali-kali melakukan lompatan untuk mendapatkan gaya dan ekspresi yang benar-benar pas.

Pakaian yang dikenakan sang model pun juga ngga boleh terlalu terpengaruh dengan pergerakan lompatan. Diusahakan pakaian ngga terlihat menggembung atau banyak terlipat, tapi menjuntai biasa layaknya memang dipakai orang yang sedang melayang. Tema dan gaya yang digunakan bisa bermacam-macam. Bayangkan saja orang yang sedang melakukan aktifitas biasa tapi dalam kondisi melayang. Semua tergantung imajinasi dan kreatifitas.

Sentuhan akhir untuk hasil yang memuaskan ngga terlepas dari proses edit dengan Photoshop. Memang, untuk trik multishot ini hasil foto melayang akan langsung terlihat pada gambar yang tajam (ngga blur) tanpa diedit lagi. Tetapi jika ingin hasil yang lebih eye catchy dari sisi pencahayaan, warna, serta efek khusus, paling bagus ya diedit lagi dengan Photoshop.

So, gimana? Tertarik untuk bernarsis ria dalam gaya Levitation Photography? Try it, it's gonna be fun!  

/bye

2 komentar:

Adi Chimenk said...

keren nih busep foto-fotonya.. gw lagi nyobain trik levitation ini. tapi belum dapet yg pas.

Budi Septiawan said...

hehe..cobain aja terus di, makin sering eksperimen makin pas ntar hasilnya..

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...