Showing posts with label Foto-foto. Show all posts
Showing posts with label Foto-foto. Show all posts

Sunday, March 31, 2013

Ilusi Wajah


Face Illusion
Awalnya ngga kepikiran dengan jenis manipulasi foto yang seperti ini, karena biasanya utak-atik Photoshop yang biasa saya lakukan lebih banyak membuat sesuatu yang ngga wajar menjadi terlihat wajar, atau hanya untuk memperbaiki dan meminimalisir kekurangan sebuah foto.

Sampai pada suatu ketika (yang kalo bahasa inggrisnya 'Once upon a time', hehe..), saudara laki-laki saya bilang kalau dia pernah melihat sebuah foto wajah yang konsepnya ilusi tampak depan dan samping. Waktu itu saya belum bisa membayangkan seperti apa foto yang dimaksud. Sampai pada suatu hari (tepatnya baru kemarin) secara ngga sengaja saya ketemu foto ilusi wajah seperti yang dibilang saudara saya itu.

Foto ilusi wajah yang saya lihat benar-benar membuat saya bingung, karena bisa menggabungkan dua sisi wajah yaitu tampak depan dan samping. Memang setau saya konsep sebuah gambar ilusi adalah memuat dua atau lebih informasi yang berbeda dalam satu gambar, sehingga menimbulkan kesan rancu dalam penafsirannya.

Karena penasaran, maka saya pun iseng coba menyatukan dua foto tampak depan dan samping wajah saudara saya itu (yang bersedia menjadi volunteer :p ). Meski ngga butuh waktu yang cukup lama, saya berani bilang membuat foto ilusi seperti ini bukanlah hal yang mudah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan bahkan sejak awal mengambil gambar objek wajahnya.

Pencahayaan adalah hal yang sangat krusial dalam penggabungan foto. Dua foto yang ingin digabungkan lebih baik punya tone warna yang sama. Besarnya ukuran foto tentu juga harus disamakan. Dalam membuat ilusi wajah seperti ini, kita harus tau bagian-bagian mana yang dipertahankan dan mana yang dibuang dari masing-masing tampilan (depan dan samping).  

Nah, buat yang suka mengutak-atik Adobe Photoshop, bisa coba membuat foto ilusi wajah seperti ini. Just for fun!

Thursday, November 8, 2012

Clone Photographs

Kelihatannya ngga ada yang spesial dengan foto di samping (tapi kalo ada yang mau bilang bagus juga ngga dilarang kok.. hehe..)
Tampak pada foto, tiga lelaki cute berwajah mirip satu sama lain sedang membaca majalah bareng *duh kompaknya.. >:D<

Eits, berwajah mirip? Kembarkah mereka? Hayo tebak..
Sebenarnya foto itu memang kesannya akan biasa aja kalau orang-orang yang ada di dalam foto adalah bersaudara atau terlahir kembar. Tapi ini faktanya bukan begitu karena sang model (yang ngga lain dan ngga bukan adalah si empunya blog ini) hanyalah satu individu yang sama.

Tuesday, September 25, 2012

Levitation Photography

Kamu termasuk yang suka difoto? Suka upload foto ke Twitter, Facebook, Tumblr, atau situs jejaring sosial lain? Kalo iya, jangan cukup puas sama gaya foto yang gitu-gitu aja (seringnya foto muka semiful ala self-capture kan??) Biasa banget..!! Sekali-sekali coba deh Levitation Photograph. ;)

Dunia fotografi memang selalu penuh inovasi dan kreatifitas, apalagi dengan semakin majunya teknologi dalam perangkat yang mendukung fotografi itu sendiri. Baru-baru ini gue lagi concern sama salah satu teknik pengambilan gambar yang disebut Levitation Photography a.k.a fotografi 'melayang'. 
Err.. ngga sepenuhnya baru mungkin, karena memang sudah banyak para fotografer yang mengembangkan teknik ini dengan berbagai gaya dan trik fotografi yang sangat kreatif.

Monday, June 18, 2012

Bangka : Beautiful Beaches (Again)

Pantai Parai Tenggiri
Pantai Parai Tenggiri yang begitu populer
Bagian dari resor di pantai Parai
Sengaja kami ngga menghabiskan waktu sampe sore di pantai Matras karena masih mau lanjut ke pantai Parai Tenggiri yang letaknya ngga jauh dari situ. Dari hasil googling, katanya pantai Parai adalah yang paling populer dan ekslusif di Bangka. Benar saja, berbeda dengan dua pantai sebelumnya, pantai Parai memiliki resor dengan hotel bintang 4 yang sudah dikelola dengan baik. Disana terdapat beberapa restoran dan villa untuk menginap bagi para wisatawan. Kelengkapan fasilitasnya membuat pantai ini sangat cocok untuk tempat liburan bersama keluarga. Tapi untuk wisatawan yang cuma mau berkunjung sebentar seperti kami tetap masih bisa masuk tanpa dipungut bayaran kok (hehe..tetep, cari yang murah meriah ajah).

Begitu melihat langsung pantai ini, mungkin banyak kata-kata sifat yang langsung terpikirkan untuk menggambarkan keindahannya. Meski ngga seluas dan sepanjang pantai Matras, pantai Parai juga dipercantik dengan bebatuan alam yang banyak terdapat disana. Mungkin pantai ini bisa jadi surga bagi para fotografer karena begitu indahnya perpaduan pasir, bebatuan dan air laut di sana.

Karena hari sudah sore, kami pun cukup puas dengan sekedar menikmati pemandangan pantai dan hembusan angin laut yang benar-benar menenangkan. Walau bukan fotografer profesional, tentunya kami ngga lupa mengabadikan momen jalan-jalan kami di pantai Parai. Just wanna convince you that we’ve been there.

Bangka : Still Beach Talk

Eksotisnya pantai Matras
Pantai-pantai lain yang cukup bagus buat dikunjungi di Bangka letaknya dekat dengan Sungailiat, sebuah ibukota kabupaten di pinggir pulau Bangka. Untuk memudahkan akses ke pantai-pantai itu kami memilih pindah dari Pangkal Pinang dan menginap di Sungailiat. Penting untuk diketahui, moda transportasi umum ke areal pantai agak susah di Bangka, padahal jaraknya ngga bisa dibilang dekat. Pilihannya adalah mesti bawa kendaraan sendiri atau bisa sewa sepeda motor / mobil. Karena mau pindah hotel dan bawa barang-barang lumayan banyak, kami pun memilih sewa mobil untuk menempuh perjalanan ke Sungailiat. Harga sewanya rata-rata 250 ribu rupiah per hari.

Pantai Matras
Waktu tempuh yang kira-kira setengah jam ngga begitu terasa karena jalan yang cenderung lurus dan lumayan lancar. Akses ke arah pantai juga sudah difasilitasi dengan jalanan beraspal yang mulus dan cukup lebar untuk semua jenis kendaraan. Sebenarnya ngga begitu susah mencari arah ke pantai, tapi tetap aja kami bertiga sempat keliru di perjalanan. Yang awalnya mau ke pantai Parai dulu eh malah nyampe ke pantai Matras (ini entah karena 'si supir' yang kurang berpengalaman atau 'navigatornya' yang ngga baca peta dengan benar). Tapi ngga apa juga kok, kan tujuannya mau ke pantai-pantai juga.

Bangka : An island where you can find some beautiful beaches

Warning..!! 
Postingan berikut dan sekuel-sekuelnya akan lebih banyak memuat konten ‘narsis’ dari si penulis dan teman-temannya, ngga ditanggung jika kemudian anda jadi terpengaruh (baca : terkesan) setelah membaca seluruh postingan ini.. :-p

Pulau mesti ada pantainya. Masalah bagus atau ngga gue mah ngikut aja, 'coz ngga punya referensi pengalaman 'perpantaian' buat perbandingan. Tapi kalo dari hasil googling sana-sini kayaknya pantai Bangka cukup menjanjikan buat liburan. Mari dibuktikan sendiri aja..

Areal depan bandara Depati Amir di Pangkal Pinang
Berangkat masing-masing dari tempat terpisah, kami bertiga kemudian bertemu di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. Meski sempat ada insiden kecil naik angkot mogok dari bandara (terpaksa bantu dorong lagi, hufth..!!) dan capek jalan kaki muter-muter nyari penginapan murah tapi nyaman, akhirnya nyampe juga di sebuah hotel yang lumayan bagus dan letaknya strategis di kota Pangkal Pinang.

Murah hotelnya?
Ngga juga sih, murah dan nyaman itu kadang memang susah untuk sejalan.

Ngga berniat cuma mengurung diri seharian meski kamar hotelnya nyaman, siang itu kami langsung cari sewaan sepeda motor buat ke pantai. Hehe.. udah pada ngga sabar nunggu besok buat maen-maenan airr sama pasirrr.. (dimaklumin ya ‘tingkah bocah’ kami ini..)
Mesjid Jamik Pangkal Pinang yang ketemu pas muter-muter cari penginapan

Saturday, March 3, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Cihampelas Walk, Bandung

A Night at Cihampelas Walk
Orang Bandung mungkin sudah ngga asing lagi dengan Cihampelas Walk, salah satu pusat perbelanjaan dengan luas areal sekitar 3,5 hektar dan arsitektur yang unik di Bandung. Cihampelas Walk yang kerap disebut ‘CiWalk’ ini tampil berbeda dengan perpaduan indoor sekaligus outdoor, dinamakan demikian karena lokasinya yang memang berada di Jalan Cihampelas No. 160 Bandung serta memiliki suasana seperti jalanan di luar negeri (jadi ingat Diagon Alley di film Harry Potter). Secara keseluruhan CiWalk tampaknya memiliki konsep Open Air Mall dan Green Architecture karena bentuknya yang terbuka dengan pepohonan yang ada.

Areal mall yang cukup luas selain digunakan untuk bangunan pertokoan, juga untuk tempat parkir dan zona hijau. CiWalk terbagi atas bagian utama berupa bangunan bertingkat yang terletak di tengah, areal Young Street di bagian kanan yang terdiri dari gerai dan toko untuk anak-anak muda, serta areal Broadway di bagian kiri untuk para pengunjung dewasa. Kesan nyaman dan santai bisa dirasakan oleh pengunjung selama menyusuri kompleks perbelanjaan ini. Seperti halnya pusat perbelanjaan yang lain, berbagai macam toko, tempat makan, bioskop, bahkan juga hotel ada disini. Makanya ngga heran CiWalk biasanya ramai dikunjungi orang, terutama pada saat weekend.

Tuesday, February 21, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Vihara Vipassana, Lembang (II)

Welcome to Vipassana Graha
Udara Lembang yang adem dan tujuan awal yang udah di depan mata bikin keselnya ngga dipendam lama-lama. Terlihat di depan kami sebuah gerbang besar dan tulisan yang juga besar di dinding sebelahnya : Vipassana Graha. Fiuh..kali ini ngga salah lagi kayaknya. Meski di majalah ditulis kalo Vihara bisa dikunjungi siapa aja, tapi gue sempat ragu-ragu untuk masuk dan memutuskan untuk nanya-nanya dulu ke pos penjaga. Si penjaganya lalu bilang kalo sebenarnya tempat itu ngga terbuka untuk umum, dan hanya untuk komunitas Buddhist yang mau berdoa. Tapi kalo kami hanya ingin melihat-lihat sekeliling lokasi sih boleh-boleh saja, asalkan ngga mengganggu dan mengotori lingkungannya. Sipp..!

Sunday, February 12, 2012

Jalan-jalan di Awal Tahun : Kota Tua Jakarta

Kota Tua Jakarta sebenarnya adalah sebuah wilayah khusus di Jakarta yang memiliki luas sekitar 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kota Tua Jakarta dikenal juga dengan sebutan Batavia Lama atau Oud Batavia. Menjelang sore, dari Stasiun Pondok Cina kami naik KRL menuju Stasiun Jakarta Kota. Stasiun yang berusia cukup tua ini adalah salah satu dari bangunan-bangunan yang bersejarah di Kota Tua Jakarta seperti juga Museum Fatahillah, Museum Wayang, Kantor Pos Kota Tua, Museum Bank Indonesia, dan bangunan-bangunan lama lainnya. Bangunan-bangunan di sana bergaya arsitektur Belanda Eropa karena memang merupakan warisan era kolonial Belanda yang dibangun oleh VOC ratusan tahun yang lalu. Wah! Bangunan buatan Belanda rata-rata panjang umur ya.
“Kalo diperhatikan, bangunan peninggalan Belanda yang tersebar di Indonesia biasanya punya ukuran yang besar-besar, seperti tinggi dinding, ukuran gerbang, pintu dan jendelanya. Apa mungkin karena orang-orang Belanda dari dulu punya postur yang tinggi besar juga ya?”

Jalan-jalan di Awal Tahun : Refreshing Sejenak

Sabtu pagi rencananya mau olahraga ‘ringan’ dulu buat pemanasan sebelum jalan-jalan siangnya. Karena pada hobi berenang, maka pergilah kami ke kolam renang Tirta Yudha Cijantung. Kebetulan ada satu teman yang mau gabung dan hobi berenang juga. Namanya Eko, teman satu kosan waktu jaman kuliah. Dulu pas masih sama-sama ngekos, kami masih sering berenang bareng. Sekarang meski udah tinggal berjauhan, sekalinya ketemu pasti berenang bareng dimasukkan ke dalam agenda acara. Memang seru kalo punya teman yang hobinya sama.

Tirta Yudha Swimming Pool on the map :


Acara renang ngga berlangsung lama, dua jam-an udah cukup, lagipula hari sabtu gitu kolam renang biasanya cepet rame. Karena kolamnya lumayan luas, seringkali dipake juga buat latihan fisik tentara sekompi dan mereka biasanya sangat memonopoli areal kolam, males banget kan kalo sampe ngga leluasa renang dan nabrak sana-sini. Jadilah kami yang menyingkir duluan. Yang penting cukuplah berenangnya buat bikin mata badan lebih seger dan lebih fit.

Saturday, December 17, 2011

Welcoming My Best Friends (Pulau Kemaro - Part One)

Day 3, Senin, 16 Mei 2011

Pulau Kemaro, hari ini kesanalah kami akan menuju. Jam sembilan kami udah siap-siap pergi ke dermaga sungai Musi. Namun saat melewati Mesjid Agung, teman-teman berhenti sejenak untuk mengambil gambar mesjid di siang hari (sekalian duduk-duduk sebentar). Hasilnya keren juga. Mesjid Agung jadi semakin kelihatan megah di siang hari. Subhanallah!

Mesjid Agung Palembang di siang hari

Sunday, November 6, 2011

Welcoming My Best Friends (Waterfun & Danau OPI)

Day 2, Minggu, 15 Mei 2011

Hari kedua, mau kemana yah? Energi sudah diisi, meski ga penuh (iyalah, pulangnya aja lewat tengah malam, waktu istirahat jadi ga banyak), tapi lumayan cukup buat jalan-jalan lagi di hari minggunya. Awalnya gue mau ajak teman-teman sekedar jalan pagi di areal Kambang Iwak (lagi), karena biasanya minggu pagi di sana rame banget. Ada biker community, ada yang sekedar jogging, cari-cari sarapan pagi, etc. Tapi akhirnya gue punya usul, daripada cuma lihat orang olahraga, mending olahraga sekalian. Gimana kalau main-main air aja di Waterfun OPI Jakabaring. Kebetulan gue juga belum pernah kesono sih (Duh! (^^)V). Iya, kan gue baru dua tahun menetap di Palembang. Biasanya sih berenang di tempat yang deket-deket aja, ga pernah sampe ke wilayah seberang sana (Waterfun OPI ada di wilayah seberang Ulu). Tapi kali ini berhubung ada teman-teman yang hobinya sama (baca: main air), jadi gue ajaklah mereka kesana. Let’s have some splash fun!  

Sunday, October 30, 2011

Welcoming My Best Friends (Jembatan Ampera)

Day 1, Sabtu, 14 Mei 2011 (part two)
 
Begitu perut sudah diisi, kami pun ga buang-buang waktu lagi, langsung buru-buru cabut dari situ biar ga kemaleman (tapi ga lupa bayar kok). Beruntung tadi hujan pas sore, jadi malemnya udara kerasa lebih sejuk, enak buat sekedar jalan kaki sambil nunggu angkutan umum. Next stop is Ampera Bridge. Jembatan Ampera adalah salah satu ikon dari kota Palembang. Jembatan ini menghubungkan daerah Seberang Ulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Ampera sendiri adalah singkatan dari 'Amanat Penderitaan Rakyat'. Konon pada awalnya bagian tengah badan jembatan ini bisa diangkat ke atas agar kapal yang besar dapat lewat di bawahnya. Namun sejak tahun 1970, aktifitas ini sudah tidak dilakukan lagi, karena waktu naik-turunnya yang cukup lama dianggap mengganggu arus lalu lintas di atasnya.  

Check this amazing bridge's location :


Akan kurang lengkap rasanya kalau sudah jauh-jauh main ke Palembang tapi ga sempat pergi ke areal Jembatan Ampera. Bisa dibilang bukti paling otentik udah pernah ke Palembang adalah pernah foto dengan latar belakang jembatan Ampera. Saat itu dengan kondisi cuaca yang cerah setelah hujan adalah saat yang paling pas untuk mengabadikan momen jembatan Ampera. Malam hari? Kenapa enggak? Justru jembatan Ampera akan terlihat semakin bagus kalau dilihat di malam hari. Gemerlap lampu warna-warni di sepanjang jembatan kelihatan sangat cantik dari kejauhan. Ga percaya? Let these pictures convince you.

Saturday, October 29, 2011

Welcoming My Best Friends (Dari Mesjid Agung ke Kambang Iwak)

Day 1, Sabtu, 14 Mei 2011 (part one)

Bandara Palembang
Sesuai rencana, teman-teman gue dateng ke Palembang pada hari Sabtu. Pada awalnya gue ngusulin agar mereka ambil penerbangan di Jumat sore, biar mereka bisa beristirahat dulu malamnya sebelum mulai jalan-jalan di hari Sabtu. Tapi karena mereka masih ada kerjaan di hari Jumat (maklum mereka orang-orang yang sok super sibuk ), maka jadilah mereka baru bisa tiba di hari Sabtu. Itu pun sudah agak siang menjelang sore, sebabnya apalagi kalau bukan karena jadwal penerbangan di negeri ini yang sudah ‘biasa’ delayed.

Beberapa menit setelah kedatangan mereka
Ga heran kalo lihat ekspresi mereka yang kayaknya capek (tapi masih sempat pose) begitu sampai di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Mungkin capek nunggu berjam-jam di airport ditambah efek jetlag penerbangan Jakarta-Palembang yang lamanya sekitar 50 menit dan perut laper. Meski sebenernya gue juga ga kalah capek menunggu berjam-jam di bandara, tapi gue tetap semangat ’11 demi menyambut kedatangan my best friends ever! Here they are, Welcome to Palembang!
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...